Selasa, 26 September 2017

Malang ingin menjadi obat stres bagi wisatawan

| 618 Views
id Malang ingin menjadi obat stres bagi wisatawan
Malang ingin menjadi obat stres bagi wisatawan
Umat Hindu melakukan upacara Ngembak Geni di Candi Badut, Malang, Jawa Timur, Kamis (10/3).(ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Malang (AntaraKL) - Bupati Malang Rendra Kresna ingin wilayahnya menjadi tempat wisata yang bisa menjadi pengobat stres bagi wisatawan yang berkunjung.

"Suatu saat nanti Kabupaten Malang akan menjadi tujuan utama banyak wisatawan yang ingin menyegarkan diri menjauhi kepadatan aktivitas dan kesibukan di kota besar. Istilahnya, Malang menjadi obat stres bagi masyarakat Indonesia dan mancanegara," kata Rendra di Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan kemajuan suatu wilayah juga akan diikuti peningkatan kebutuhan akan tempat wisata, yang dibutuhkan orang untuk meredakan stres dan menyegarkan kembali pikiran.

Orang stres bukan butuh obat, tapi butuh tempat pariwisata yang indah dan menyegarkan pikiran, katanya.

Ia menjelaskan pemerintah pusat menjadikan Kabupaten Malang, tempat area wisata Bromo Tengger Semeru (BTS), sebagai salah satu tujuan wisata andalan.

"Kami harus menangkap maksud baik pemerintah pusat, menyiapkan sarana dan prasarana serta infrastruktur pariwisata yang bisa mendukung promosi Kabupaten Malang," kata Rendra.

Ia menambahkan, Kabupaten Malang juga memiliki pantai dan gunung, wisata sejarah, desa adat dan agrowisata.

Pemerintah Kabupaten, ia melanjutkan, akan mengintegrasikan tempat-tempat wisata di wilayah itu agar wisatawan bisa mengunjungi beberapa lokasi sekaligus.

"Kami ingin orang tidak hanya datang saja ke Bromo Tengger Semeru, tapi harus menikmati berbagai macam wisata lain yang ada di Kabupaten Malang. Masyarakat sekitar bisa memanfaatkan ekonomi kreatif, pemerintah memperoleh Pendapatan Asli Daerah dari sektor pariwisata tersebut," kata dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan pemerintah daerah berencana melakukan pemetaan dan mengembangkan 23 pantai di sepanjang pesisir selatan Malang.

"Kami juga menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan untuk pengembangan kawasan sentra ikan," urainya.

Made mengatakan rencananya kawasan wisata laut akan dilengkapi dengan restoran perahu dan dermaga yang bisa menjadi tempat sandar perahu besar.

"Pak Bupati inginnya kita punya wisata laut yang lengkap, namun kendalanya laut itu kan ada di wilayah Perhutani, jadi untuk pengembangan harus koordinasi dengan mereka. Kami sudah konsultasi dan Perhutani Jatim sangat mendukung," paparnya.

Di sepanjang garis pantai Malang selatan mulai dari Kecamatan Donomulyo yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar hingga Kecamatan Ampelgading yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang banyak pantai eksotik. Di antaranya ada Pantai Lenggoksono, Sipelot, Pantai Tiga Warna, dan Pantai Batu Bengkung.

Editor: Aulia Badar

COPYRIGHT © ANTARA 2017