Kamis, 23 Maret 2017

Biro Perjalanan Malaysia kunjungi Tanjung Lesung

| 103 Views
id Tanjung Lesung
Biro Perjalanan Malaysia kunjungi Tanjung Lesung
Para travel agents ikut menari saat tarian selamat datang di Tanjung Lesung Beach Hotel (1)
"Peran Kemenpar, mereka sangat mendukung seperti adanya MATTA Fair, kami partisipasi di situ. Pemerintah beri fasilitas. Hasilnya lumayan walau belum banyak," kata dia.
Banten, (AntaraKL) - Manajemen Tanjung Lesung menyambut gembira kunjungan agen perjalanan dari Johor Bahru dan Kuala Lumpur, Malaysia karena diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

"Kami sangat senang bisa didatangi travel agent dari luar negeri terutama dalam rangka pencapaian target kunjungan wisatawan yang akan dicapai pada 2017," ujar Chairman PT Banten West Java Tourism Development Setiawan Mardjuki, di Banten, Kamis.

Tanjung Lesung yang berlokasi di Pandegalang, Provinsi Banten merupakan salah satu dari 10 prioritas Bali Baru yang dicanangkan Kementerian Pariwisata pada 2017.

Tanjung Lesung merupakan sebuah destinasi wisata termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEE) di ujung Provinsi Banten, dan berdekatan dengan Pantai Carita, Gunung Anak Krakatau, Pulau Panaitan dan Taman Nasional Ujung Kulon.

"Tanjung Lesung ini saya kira adalah sesuatu yang baru karena itu di Johor Bahru pertama kalinya kami coba garap karena kedekatan jarak Indonesia dan Malaysia," katanya lagi.

Dia menyatakan saat ini sudah ada penerbangan langsung Jakarta-Johor Bahru, sehingga lebih nyaman untuk para turis bisa datang dan diharapkan bisa meningkatkan kunjungan ke Tanjung Lesung.

"Dengan kehadiran travel agent diharapkan bisa memperkenalkan daerah sekitarnya juga. Banten banyak turis area yang belum banyak di-eksplorasi. Saya kira banyak potensi yang perlu digarap untuk para turis terutama mendapatkan daerah-daerah baru yang belum dikenal," katanya pula.

Dia menambahkan, Tanjung Lesung dekat dengan Jakarta, sehingga menjadi salah satu faktor yang memudahkan seperti Kuala Lumpur ke Malaka juga cuma dua jam atau sekitar 180 kilometer.

"Ini juga mirip Jakarta-Tanjung Lesung sekitar 170 kilometer. Saya kira turis dengan mudah bisa datang. Kalau dari segi alam saya kira salah satu yang terbaik juga karena airnya masih bersih dan alamnya masih cantik. Kalau dekat-dekat Jakarta biasanya mulai kotor. Dengan dua jam sudah bisa mendapatkan tempat yang indah dan masih alami," katanya pula.

Setiawan mengatakan untuk menuju Gunung Anak Krakatau dan Taman Nasional Ujung Kulon cukup ditempuh satu jam dari Pantai Tanjung Lesung.

Transportasi dari Jakarta, ujar dia, sekarang ini separuhnya melewati jalan tol, lalu setengah lagi jalan biasa.

"Perjalanan tidak membosankan karena bisa berhenti di beberapa tempat. Saya kira itu tidak menjadi halangan karena di tengah-tengah Kota Pandeglang kita bisa lihat rumah zaman dulu, ada pembuatan batik di Serang dan masih banyak lagi, sehingga tidak merasa capek," katanya lagi.

Dia mengatakan selama ini wisatawan mancanegara paling banyak dari Korea Selatan baik untuk keluarga dan berbulan madu, sedangkan dari Malaysia sudah ada beberapa tetapi belum banyak yang digarap.

"Peran Kemenpar, mereka sangat mendukung seperti adanya MATTA Fair, kami partisipasi di situ. Pemerintah beri fasilitas. Hasilnya lumayan walau belum banyak," kata dia.

Sebanyak 15 travel agent di Johor Bahru dan Kuala Lumpur bersama sejumlah media Malaysia mengikuti program "Familirisation Trip" dengan dikoordinir Fungsi Ekonomi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru mulai 7 hingga 11 Maret 2017. Budisantoso Budiman (T.A034/B/B014/B014) 09-03-2017 12:44:53

Editor:

COPYRIGHT © ANTARA 2017