Senin, 23 Oktober 2017

Tiga negara luncurkan Patroli Udara Trilateral

| 98 Views
id Patroli Udara Trilateral
Tiga negara luncurkan Patroli Udara Trilateral
Hishamuddin dan Gatot Nurmantyo (Foto : Mindef) (1)
Kuala Lumpur, (AntaraKL.Com) - Trilateral Air Patrol (TAP) atau Patroli Udara Trilateral antara Malaysia, Indonesia dan Filipina diluncurkan di Pangkalan Udara Subang, Malaysia, Kamis.

Peluncuran dilakukan oleh Menteri Pertahanan Malaysia, Dato` Seri Hishammuddin Hussein, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu serta Sekretaris Pertahanan Nasional Filipina, Delfin N. Lorenzana.

Pada kesempatan tersebut Ryamizard Ryacudu didampingi Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo.

Turut mendampingi Hishammuddin Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Dato` Sri Mohd Johari bin Baharum, Sekjen Kementerian Pertahanan, Dato` Sri Abdul Rahim bin Mohamad Radzi, Panglima Angkatan Tentera, Tan Sri Raja Mohamed Affandi bin Raja Mohamed Noor.

Kemudian Panglima Tentara Darat, Jenderal Tan Sri Zulkiple bin Hj Kassim, Panglima Tentera Laut, Laksamana Tan Sri Ahmad Kamarulzaman bin Haji Ahmad Badaruddin dan Panglima Tentara Udara Jenderal Tan Sri Dato` Sri Hj Affendi bin Buang.

Malaysia juga mengundang perwakilan Kementerian Pertahanan Brunei Darussalam dan Singapura.

Keberadaan TAP adalah tindak lanjut dari Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) antara Malaysia, Indonesia dan Filipina.

TAP memberikan komponen pengawasan udara yang melengkapi aktifitas patroli laut. Trilateral Maritime Patrol atau Patroli Maritim Trilateral (TMP) telah diluncurkan Juni 2017 di Tarakan.

Tujuan TAP adalah melaksanakan patroli udara di kawasan perairan maritim yang menjadi kepentingan kepada ketiga negara dan memberi dukungan operasi kepada unit-unit maritim elemen laut.

TAP adalah salah satu inisiatif yang diambil untuk memperkuat keamanan dan kesiapan ruang udara dan pengawasan maritim.

Patroli ini juga bertujuan meningkatkan tahap keamanan di perairan timur Sabah melalui pelaksanaan patroli udara bersama tiga negara dan memantapkan keselamatan negara melalui kerja sama hubungan diplomatik tiga negara Malaysia, Indonesia dan Filipina.

"Implementasi TAP mengikuti peluncuran Patroli Maritim Trilateral Indomalphi (TMP) untuk memerangi kekerasan. TMP ditujukan untuk memastikan militan termasuk Negara Islam (IS) tidak akan menggunakan Laut Sulu untuk mengganggu ketiga negara dan juga untuk mengatasi pembajakan, penculikan dan perampokan bersenjata," kata Hishamuddin.

Ridwan Chaidir

(T.A034/B/R010/R010) 12-10-2017 16:34:39

Editor:

COPYRIGHT © ANTARA 2017